Google Translate

Rabu, 18 Mei 2011

"THE NEIGHBOUR" Part.4

Keluarga Rumah Kosong

*Note: buat temen2 yang belum baca part sebelumnya bisa cek postingan sebelumnya atau klik disini!
By: Poe Edyson

Dion kedepan pintu dan mengeluarkan pensil Spidol hitam dari saku celananya, lalu dia mengubah gambar icon Gentlement yang ada didepan pintu ruang toilet cowok, dengan menambahkan gambar rok segitiga pada icon toilet laki-laki.
Tristan menjaga-jaga apakah ada seseorang yang memperhatikan ulah jail kami dan Clinton menempelkan catatan yang bertulis “TOILET INI SEDANG RUSAK” pada pintu toilet perempuan dan menutupi icon Ladies itu. Sedangkan aku bersembunyi didalam toilet laki-laki didalamnya. Lalu sampailah keyko didepan pintu toilet yang diantaranya pintu toilet yang bertulisan sedang rusak dan toilet laki-laki yang icon diganti, lalu masuklah dia ketoilet itu.
“wah… ternyata wanita-wanita Indonesia pipis berdiri ya???” kata Keyko melihat tempat pipis laki-laki yang didesain untuk pipis berdiri. Lalu dia pun memasuki ruang toilet kecil itu yang biasanya digunakan untuk siswa toilet buang air besar itu dan ketika Keyko sedang pipis. Tiba-tiba saja semua keran air nyala semua dan airnya sampai penuh dan meluap kelantai-lantai. Tentu saja hal itu membuat Keyko takut karena tidak ada suara kehidupan diluarnya.


Kemudian disusul suara tangisan-tangisan yang lembut tapi menakutkan karna yang dia tahu, dia hanya sendiri. Segera keyko buru-buru menaikan celananya dan membuka pintunya dan beranjak pergi.
“DOR… DOR… DOR…” suara kedoran dari toilet sebelahnya.
Kembali mengulang suara kedoran itu membuat langkah Keyko terhenti.
Terdengar suara yang tidak jelas dan lemas seperti berbisik berkata: “tolong… to,,, long… aku,,, tolong… aku…”
Keyko menangis ketakutan, tapi dia tetap berusaha untuk bisa membantu orang yang ada ditoilet itu dan membukanya pelan-pelan.
Kre… ekkk…. Suara pintu tua berbunyi. Tapi dia tidak melihat apa-apa diruangan itu. Segera ia berteriak, “hantu…!!!” dan ketika ia berlari keluar aku keluar dengan kostum pocong dan memakai topeng siburuk rupa membuat dia semakin histeris berteriak sampai keluar pintu. Dan dia melihat banyak sekali orang diluar toilet yang binggung sampai tertawa melihat dia keluar ketoilet yang salah. Aku dan sahabatku tertawa puas sekali. Itu sangat menyenangkan bagi kami, bahkan ketika Keyko melihat icon toilet itu. Kertas dan icon gentlemen itu sudah diubah oleh Dion dan kawan-kawannya. Tentu hal itu membuat siswa baru itu menjadi sangat malu.
Akhirnya hujan reda dan aku pun meluncur pulang dengan mobil mewah milik Clinton yang dikemudi oleh Dion sampai didepan Salon mamaku, seperti biasanya sesampai disalon yang sekaligus rumah mama ini aku hanya masuk menyapa anak kakakku, atau yang disebut keponakan. Aku mempunyai 2 keponakan yang masih lucu dan lugu. Satu yang laki-laki berumur 8tahun bernama Vernando dan satunya perempuan berumur 6tahun bernama Verninda. Setiap aku pulang sekolah pasti mampir kesini untuk mengambil sepeda yang kutitipkan setiap siang sebelum menunggu jemputan temanku, itu dikarenakan aku dan ayahku sudah sejak lama tinggal berpisah dengan mama, kakak dan keponakanku. Rumah ayahku ada didalam komplek perumahan didalam sana, sedangkan rumah mama ada didepan kompleks. Meski pun aku dan teman-temanku suka tertawa dan gila-gilaan bersama disekolah, tapi didalam hati kecilku ini sangat sedih melihat keluargaku yang broken home seperti ini. Nah, untuk tidak mempersulit teman2ku menjemput, maka setiap jam 12.00 siang aku sudah siap menunggu mereka didepan rumah mama.
Setiap setelah pulang dari sekolah aku pulang menuju kerumah ayahku dengan mengunakan sepeda kesayanganku sambil membonceng keponakan kesayanganku secara bergilir setiap harinya kecuali minggu. Jika sore ini aku membonceng verninda maka besok adalah kokonya Vernando dan hari ini Verninda duduk didepan besi sepedaku yang biasa saya gunakan untuk membonceng mereka, karena sepeda sportku ini tidak ada boncengannya dibelakang. Aku melewati hampir 40-an rumah didalam komplek itu dan disepanjang jalan itu sepi sekali karena rata-rata anak-anak kompleks disitu sibuk ibadah magrib dimesjid kompleks. Seperti biasa sebelum sampe ketempat tinggalku, aku menceritakan keluarga aneh dirumah kosong tepat sebelah rumahku.
Keluarga yang tinggal didalam rumah itu sangat jarang sekali keluar rumah. Bahkan rumah itu seperti sebuah rumah kosong ditengah rumah-rumah yang mewah, hanya rumah itu yang warnanya kusam dan rusak-rusak didalamnya, sebenarnya didalam rumah itu ada keluarga yang terdiri seorang anak kecil yang berumur sekitar 8 tahun bernama Bella, dia itu sebenar cantik sayangnya disebelah matanya yang harusnya berwarna putih, tapi matanya berwarna merah seperti mata orang yang habis berendam lama didalam air dan setiap hari bella memegang sebuah boneka yang kusam dan menyeramkan. Oleh karena itu pula ia tidak ditemani oleh anak-anak seumurannya dikomplek itu. Malah sebagian besar anak-anak disitu mengejek Bella dengan mengatakan dia hantu. Kedua adalah kakak laki-lakinya yang bernama afen, ia sangat jarang keluar rumah jika siang hari, dikarenakan badannya yg amat kurus seperti pecandu narkoba dan sedikit cacat seperti luka bakar dihampir seluruh wajahnya. Ia sebenarnya juga seorang teman yang baik, hanya saja ia tidak percaya diri dengan lukanya itu. Dan satu lagi adalah ibunya bella, dia digambarkan tetangga seperti kuntilanak karena rambutnya yang panjang dan berantakan karena stress memikirkan suaminya dengan daster yg sudah tidak kelihatan warna putih lagi, karena katanya ibu Bella hampir tidak pernah ganti baju semenjak dia menjadi Gila. Hanya saja yang sering kelihatan adalah ibunya memotong rumput ditaman belakang rumah dengan parang arit yang berbentuk seperti bulan sabit atau tanda tanya yang biasanya digunakan oleh suku madura jaman dulu untuk memotong leher musuhnya. Nah… para tetangga disana biasanya menjadikan panggilan ‘mama Bella’ untuk menakuti anak-anak mereka supaya masuk kerumah menjelang malam.
“paman…, kenapa sampai hari aku ama koko tidak bisa melihat Bella ya? Padahal hampir setiap hari kerumah paman.” Kata verninda diperjalanan.
“justru itu yang paman binggung… padahal hampir semua anak-anak disini melihat dia, hanya saja anak2 disini nakal, mereka suka melempar batu kecil kerumah itu. Tapi vernin jangan seperti mereka ya? Vernin harus berteman sama dia, seperti paman berteman ama kakak Bella. Sebenarnya Bella sangat ingin berteman, karena dia kesepian setiap hari. Makanya bella suka nangis jika dimalam hari” jelasku sambil mengayuh sepeda.
“engga ah… vernin takut paman…”
“lah,,, gimana vernin mau temenan ama dia kalau takut. Dia itu teman yang baik. Nanti vernin dipinjamin boneka loh ama dia.”
“tapi vernin maunya kalo ada paman ya?”
“iya…”
“tapi… apakah Bella bukan Hantu, paman?”
“bukan…” kataku lalu memperlambat sepedaku, lalu berhenti didepan rumah kosong itu.
Langit sore diatas terlihat mendung dan menyedihkan karena sehabis menangis hujan. Matahari ditutupi awan seolah tak akan kembali lagi karena sinarnya sebentar lagi ditelan bumi digantikan gelap malam.
“afen…, Bella mana?” kataku pada seseorang didepan rumah itu.
“paman… paman ngomonk ama siapa? Tidak ada kakak afen diluar sini.” Kata vernin melihat pamannya yang sepertinya bicara dengan sesorang tapi tidak kelihatan.

To Be Continue...

*note: buat temen2 yang udah baca jgn lupa koment ya? thx so much uda setia baca dan ikut menunggu part lanjutannya. baca part 5 dipostingan berikutnya disini ya :D


Oh ya,,, baca selengkapnya juga di versi Novelnya, dengan judulnya yang sama,
 
The Neighbour
open The door if you dare
and discover the secret

Sipnosis
Cerita ini bukan berawal dari sebuah dongeng…
Bukan juga sebuah lagenda…
Tapi sebuah sejarah yang pernah ada…
Sejarah yang sudah menjadi mitos…
Mitos yang ditakuti oleh semua siswa disekolah itu…
It’s a True Story…

Berawal dari kenakalan siswa yang bernama Xmon,

dengan obsesinya yang besar untuk melihat hantu,
Dia mencoba membuka sumur angker yang sudah ditutup sejak 20 tahun yang lalu
dan masuk kekelas kosong yang dilarang dalam mitos.

Hingga suatu ketika…

hantu-hantu dalam imajinasinya menjadi benar-benar ada dan menerornya…
apakah yang sebenarnya terjadi dengan Xmon hingga dia terus-terusan dihantui keluarga aneh disebelah rumahnya?

Anda akan menemukan cerita kocak persahabatan, percintaan, budaya Tionghua, broken home hingga teror-teror yang membuat imajinasi anda ikut bermain…

Temukan jawabannya dalam rumah kosong itu,
Beranikah anda membuka pintunya dan menemukan jawaban akhirnya?

note: dapatkan segera novelnya!!!

bisa pesan online lewat penerbit Leutika Prio disini
atau hubungi (SMS) kontak dibawah ini
081388042525

bisa diantar langsung sampai kerumah loh...
Free ongkos kirim untuk se-jabodetabek
diluar itu bebas bebas ongkir jika pesan 5Exp

Selasa, 17 Mei 2011

"THE NEIGHBOUR" Part.3

"Sembayang kubur/Ka Cie"

*note: yang belum baca Part sebelumnya Request ya? atau bisa cek dibawah ya... catatan yang sebelumnya. Thx All!!!



"Sampai akhirnya… akhirnya aku terbangun dan menyadari aku bermimpi buruk dengan keadaan tidur kakinya disilang” jawab xmon sambil menahan tawa.
Hahahaha…. Semua tertawa menikmati akhir cerita bualanku, Xmon, si iseng.
"pantes aja..."
Hehehe… aku adalah yang paling dikenal jail dengan ide-ide cemerlang yang selalu berhasil mengerjai teman-temanku. Meski pun aku belum pernah melihat hantu. Tapi aku sangat tertarik dengan dunia mistis. Bahkan aku mempelajari banyak tentang itu. Aku ingin sekali mencoba masuk kedalam dunia lain itu. Tapi tak seorang pun yang mendukung obsesiku untuk punya indera keenam seperti orang yang bisa melihat hantu dengan mata telanjang. Mungkin karena mereka semua takut akan hantu.
“tapi… appa hubungannya tidur kakinya disilang???” Tanya keiko binggung.
“kalo kata orang tua dikeluarga tionghua kita… kalo tidur kaki tidak boleh disilang karna bila kita bermimpi dikejar sesuatu kita tidak bisa benar-benar berlari dan hanya berlari ditempat, menakut sekali bukan?” kata sigendut yang lumayan mengerti mitos-mitos orang tionghua disingkawang, karna memang kebanyakan dari kita yang bersekolah disini adalah siswa/siswi tionghua. Kecuali si Tristan ya, meski pun dia orang keturunan Tionghua-bule dan tahu banyak soal mitos-mitos leluhur nenek moyang kita yang dari thang san, tapi dia tetap tidak percaya dan memilih pikiran yang logis, seperti professor saja lah kau, tris…
“udah yuk…! Ketoilet bareng-bareng… males deh cerita mulu…” saran si Dion dengan tampang bete.
“jadi… menurut kalian apa hantu itu ada???” Tanya Janny si cewek manis berambut keriting yang katanya diam-diam menyukaiku ini.
TRISTAN:
“Hantu itu… tidak ada! hantu hanya ilusi…perasaan yang dibawa seseorang saja ketika dia takut. Iyakan? Kalo xmon yg bilang hantu itu ada. Ya bearti ada, karna dia memikirkannya. Coba kita berpikir logika. Seseorang yang mati berarti sudah hilang dan tidak ada tanda apapun dari yang sudah mati. Termasuk hantu.”
CLINTONE:
“Hantu itu ada… aku sendiri pernah liat waktu aku kelas 2SD ketika aku sembahyang kubur dikuburan kakek saya yang sudah meninggal, tapi aku melihat kakekku bangun dan memakan sesajian yang dihidangkan. Lalu dia memakan satu ekor ayam rebus yang belum dipotong dengan mulutnya yang sangat lebar. Hingga saat itu aku tidak pernah lagi berani menyentuh makanan bekas sembayang kubur.
Hantu itu ada. Cuma tidak seseram bayangan kita. Dia adalah roh… yang aku lihat wajah hantu itu tidak jauh dengan aslinya ketika masih hidup, hanya saja lebih pucat. Cuma ya,,, tetap takut juga sih… hehehehe…”



*SEMBAHYANG KUBUR adalah tradisi setiap orang tionghua, khususnya dikalbar sebagai persembahan bagi mereka yang sudah mati dibulan sembayang kubur yang disebut bulan pembukaan pintu neraka untuk hantu-hantu kelaparan dengan sesajian tertentu yang disajikan dari keluarga mereka masing-masing, biasanya dengan menaruh sesajen seperti ayam, telur, tahu, babi yang direbus, buah2an, kue-kue dan minuman yang dihidangkan didepan batu Nisan nama almahum. Dan biasanya upacaranya dimulai sebelum matahari terbit dengan membakar Hiong atau garuh dan lilin sampai selesai ketika matahari terbit atau ketika lilin dan hiongnya sudah habis.
DION:
“aku tidak tahu… tapi aku selalu mimpi didatangin hantu yang pernah aku nonton filmnya. Makanya aku malas nonton horror, nanti kalo uda kelar nonton ya, malamnya pasti kebawa mimpi… terus jadi ga berani ketoilet kalau malam… ckckckck… seperti saat ini ga ada yang mau nemenin aku ketoilet… hehehe… hantu itu adalah makluk yang paling menakutkan dalam hidup ini ”
X-MON (Aku):
“buat aku adalah… sesuatu yang tidak terlihat bukan berarti tidak ada. Jadi hantu itu ada. Cuma tidak semua bisa melihat. Meski pun aku belum pernah lihat. Tapi aku percaya itu semua ada. Buktinya banyak koq. Sudah sering ditemukan penampakan lewat foto. Terus cerita orang2 dan narasumbernya langsung. Kalau tidak ada kenapa kesurupan bisa terjadi. Iya kan?”
KEYKO JEPANG:
“oh…hatu i tu ala li japan. Tu the Grudge dan Zuon itu ha tu japan. Iya kan…”
“itukan film keiko…” bentak janny.
“tapi kan itu li angkat dali kisaha nyata japan… oke kan? aliqato…”
Itulah pendapat kami tentang HANTU. Meski pendapat kita berbeda-beda. Tapi kita adalah satu geng yang kompak. Kita berempat bersahabat sejak kelas satu dan kami mempunyai nama genk dikelas kami, nama ini kita ambil dari inisial nama kami masing-masing,yaitu geng D’XTC (baca: The Extasi) bearti Dion, X-mon, Tan, Clintone dan kebetulan menjadi satu kata The extasi, dengan arti sebagai obat penenang yang bisa membuat melupakan masalah keluarga kami masing-masing jika kami kumpul bersama.
Kita melakukan banyak hal-hal gila dimana pun, kecuali satu hal yang membuat kami selalu berpisah yaitu, nonton film horror. Padahal film horror jepang, Thailand dan horror asia lainnya adalah makanan pokokku. Tapi buat Tan itu buang waktu nnton film yg ga logic, Dion tidak bisa nonton horror, karena phobia film horror yg berlebihan, clintone juga penakut katanya ga bisa tidur jika sehabis menontonnya. Ya intinya mereka semua sama, Mereka adalah orang yang penakut bagiku.
“Toilei yuk! Tristan.” Ajak Dion.
“masih ada nieh yang lebih serem… kali ini benar-benar serius…” godaku.
“Yuk… clint, dion, biarin aja xmon gila sendiri…” ajak Tristan segera berdiri menuju kepintu kelas.
Lalu, diikuti oleh Dion dan Clinton.
“tunggu… ikut…”kataku ikut berdiri.
“X-mon cerita lagi dunk…” kata beberapa dari mereka yang masih duduk membentuk lingkaran.
“nanti ya… mereka tu penakut-penakutnya pergi, jadi ga seru kalo ga nakutin mereka. Hahaha…”

Sesampai ditoilet, Dion benar-benar lega bisa mengeluarkan semua isi air perutnya yang ditahan dari tadi. Mereka pipis berbaris dan berderet.
“wah… aku paling seneng tiap kali mengeluarkan pipis yang tak tertahankan seperti ini. Itu menyenangkan dan membuat kita lega setelah itu.” Kata Dion tertawa.
“iya… hahahahaha… aku juga” kataku sambil tertawa lalu aku tersadar Tristan yang sedang pipis disebelahku terus memandangi burungku yang juga sibuk pipis.
“kenapa lu liat-liat adeq gw?” tanyaku.
“Hah?!? ANEH…” komentar Tristan.
“Aneh kenapa?”
“koq bengkok gitu sih punya lue?” ledek Tristan.
“yeah… Jablay… (kulirik sedikit burungnya, dan dengan cepat Tristan berusaha memasukannya) dari pada punya lue.”
“kenapa?”
“ganteng-ganteng tapi kecil yeah… gw ma bengkok-bengkok gini gede. Wkwkwk…”ledekku.
“yeah… dari pada si Clinton badan gede kayak gajah tapi adeqnya kayak ekor tikus. HAHAHAHA…” ledek Tristan pada sigendut.
“yeah… kenapa kalian jadi ukur-ukuran?” kata Clinton ikut tertawa.
Tiba-tiba si Dion melihat dari kejauhan ada siswa jepang itu menuju kearah toilet.
“ada sih sihantu jepang datang. Keyko.” Kata Dion seperti mengusulkan sesuatu dengan alis naik turuk-naik turun.
“kerjain yuk!” soal kerjain selalu ide cemerlangku ini langsung bersinar terang diatas kepalaku. Tinkkk!!! Aha…
by: Poe Edyson.

To be Continue...

*note: jangan lupa koment ya temen2... supaya saya tetep semangat nulis. hehehehe... ^.^ masih ada lanjutannya loe dipostingan berikutnya.

Oh ya,,, baca selengkapnya juga di versi Novelnya, dengan judulnya yang sama,
 
The Neighbour
open The door if you dare
and discover the secret

Sipnosis
Cerita ini bukan berawal dari sebuah dongeng…
Bukan juga sebuah lagenda…
Tapi sebuah sejarah yang pernah ada…
Sejarah yang sudah menjadi mitos…
Mitos yang ditakuti oleh semua siswa disekolah itu…
It’s a True Story…

Berawal dari kenakalan siswa yang bernama Xmon,

dengan obsesinya yang besar untuk melihat hantu,
Dia mencoba membuka sumur angker yang sudah ditutup sejak 20 tahun yang lalu
dan masuk kekelas kosong yang dilarang dalam mitos.

Hingga suatu ketika…

hantu-hantu dalam imajinasinya menjadi benar-benar ada dan menerornya…
apakah yang sebenarnya terjadi dengan Xmon hingga dia terus-terusan dihantui keluarga aneh disebelah rumahnya?

Anda akan menemukan cerita kocak persahabatan, percintaan, budaya Tionghua, broken home hingga teror-teror yang membuat imajinasi anda ikut bermain…

Temukan jawabannya dalam rumah kosong itu,
Beranikah anda membuka pintunya dan menemukan jawaban akhirnya?

note: dapatkan segera novelnya!!!

bisa pesan online lewat penerbit Leutika Prio disini
http://www.leutikaprio.com/produk/10041/novel/1108232/the_neighbour/11071821/poe_edyson
atau hubungi kontak dibawah ini
081388042525

bisa diantar langsung sampai kerumah loh...
Free ongkos kirim untuk se-jabodetabek
diluar itu bebas bebas ongkir jika pesan 5Exp

Thanx all...

moga terhibur dan menginspirasi...

Senin, 16 Mei 2011

"THE NEIGHBOUR" Part.2

Penutupan Sumur Angker

*note: buat yang belum membaca The Neighbour Part.1 bisa dicek diwebsite saya ya? http://poe-edyson.blogspot.com/2011/05/neighbour.html

“Nah begitu ceritanya.” kataku panjang lebar mengakhiri cerita tentang mitos disekolahku ini ketika pelajaran kosong karena guru pelajaran kami tidak masuk gara-gara hujan lebat.



Suasana hujan diluar masih sangat lebat, tidak tahu kenapa hujan kali ini kelihatan sangat menakutkan karna disertai suara halilintar yang membelah langit gelap dengan sabaran kilat yang bercabang seperti akar memenuhi awan mendung itu. Didalam kelasku juga ikut tampak gelap karena diluar depan kelas ada satu pohon yang tinggi dan besar menutupi cahaya-cahaya yang masih sedikit tersisa lewat jendela. Tidak tahu sejak kapan juga, setiap tidak ada guru ruangan ini selalu menjadi pasar sayur yang hidup berkelompok dan berisik. saat ini siswa kelas kami terbagi 4 kelompok yang masing-masing sibuk dengan cerita masing-masing. Dikelompokku ada aku dan ketiga sahabatku dan dikellilingi siswi-siswi SMU dikelasku yang selalu senang dan menanti cerita horrorku ketika suasana seperti ini. Sudah menjadi tradisi dikelasku jika suasana hujan tanpa guru kami pasti sibuk dengan cerita horror. Bulu roma mereka masih merinding mendengarkan ceritaku itu seperti takut tapi mereka tetap penasaran dan ingin mendengarnya lagi.
“telus… telus…(terus… terus…)” Tanya siswi baru dengan logat jepang. Ia adalah siswi pindahan dari Jepang yang belum fasih berbahasa Indonesia, maka biasanya kata-kata yang terucap dari bibirnya menjadi bahan tertawaan oleh teman-temannya.
“itu semua Mitos tau…” kata siswa yang paling pintar dikelas itu. Tristan, ia adalah salah satu sahabat dari ke-3 sahabat2ku. Tapi dia adalah yang paling perfectionist, selain pintar dia juga tinggi dan memiliki wajah yang amat tampan dan disukai banyak wanita, karena dia keturunan bule oriental. Kalo artist dia mirip sekali sama pemeran sinetron “kisah kasih disekolah” Arifin Putra. Bedanya Tristan pake kacamata.
“itu beneran… tau!” kata sigendut, Clintone. Meski ia berpostur tubuh gemuk tapi ia tinggi sekali. Jadi kelihatan tidak terlalu gemuk. Nah… diantara kita berempat dia emank paling Royal kalo soal duit, soalnya dia anak salah satu pengusaha kaya dikota singkawang.
“soalnya dulu mama saya sendiri juga pernah mengalami ketika dia SMA disini” bela Clinton terhadapku.
“telus… telus…?” Tanya lagi siswi jepang itu.
“nah… pada saat itu mama saya dan satu temannya sedang sibuk berbisik-bisik ditoilet…
Teman mama berbisik kepada mama saya, ‘wah parah… kali ini darahnya banyak. Harus ku buang kemana barang ini???’
‘jangan buang dicloset… buang saja ke tong sampah diluar sana’ saran mama Clinton.
‘tapi ini bekas softectnya penuh darah, gw malu diliat orang’
‘Aha… gw punya ide… buang disumur belakang toilet aja…’
‘jangan… itukan sumur angker… banyak siswa yang liat hantu disitu.’
‘alah… lu percaya???’
Tiba-tiba Bel sekolah berbunyi.
‘udah bel nie… gw mau masuk kekelas dulu nie’
‘iya… iya,,, tunggu! gw buang sekarang’ segera teman mama Clinton melempar softeknya kedalam mulut sumur yang menganga dan berkedalaman kurang lebih 17meter itu, lalu bergegas memasuki ruangan kelas 2 SMA itu.
Tidak lama kemudian teman mama Clinton kesurupan dan mengamuk-ngamuk seperti orang gila. Beberapa siswi memengangnya, tapi malah beberapa siswi dimeja lain juga ikut kesurupan, semakin lama, semakin histeris dan semakin banyak siswi dikelas itu kesurupan. Hingga separuh siswi dikelas itu. Bahkan beberapa siswi kelas lainnya. Semua itu membuat guru-guru agama sibuk mendoakan mereka dan yang lain panik bukan main, Sampai-sampai banyak yang berlari keluar gerbang sekolah menghindari kejadian aneh itu.
Keesokan harinya, telah diumumkan bahwa si teman mama clintone akhirnya mati gantung diri disebuah kamar rumahnya. Lalu mama clintone pun menceritakan kejadian satu hari sebelumnya kepada kepala sekolah. Akhirnya sumur itu digembok dan ditutup rapat dengan papan kayu dan semenjak itu tidak lagi terdengar adanya penampakan hantu suster dan tangisan anak kecil lagi.
“hingga saat ini sudah tidak pernah lagi terjadi kejadian mistis…” tutup clintone diakhir ceritanya.
“telus… telus… telus…” Tanya siswa Jepang yang bernama keyko dengan wajah polos dan berponi rata dengan panjang rambut sebahu.
“dasar hantu jepang lu… terus… terus mulu… udah habis tau!” kata Dion sambil mendorong kepalanya siswa baru itu. Karena kesel melihat tingkah lugunya.
Nah… ini Dion, dia adalah sahabat yang terakhir aku sebutkan. Dia adalah pecinta olahraga sejati. Karna dia suka semua jenis olahraga, itu semua terlihat dari postur tubuh besar yang berbentuk atletis and sixpax. Muka tetap oriental sih, hanya saja dia paling hitam diantara yang lainnya. Kalo bicara soal bela diri dia memang no satu. Paling berani memang sama kakak kelas mana pun. Tapi satu yang dia takut, dia takut hantu kalo malam hari sendiri. Itulah yang menjadi salah satu bahan ketawa dan ejekanku ketika melihat sosok pria jantan yang penakut ini.
“tapi kan itu semua cerita yang belum tentu benar adanya” kata si cerdas, Tristan.
“udah ah… jangan diterusin lagi…” kata Dion seperti merinding yang amat sangat.
“tapi aku sendiri pernah koq melihatnya disekolah ini…” kataku membuat semua yang tadi menertawakan Dion yg ketakutan menjadi diam dan serius memperhatikanku.
“serius lu? Kan lu ga pernah lihat hantu mon?” Tanya sigendut.
“mulai nieh… ni anak… mau ngibulin orang…” sindir si Tristan
“telus… telus…???;D”
“gw serius… kejadian ini aku alami belum lama koq… sebenarnya aku sendiri takut untuk menceritakannya disini, aku takut kalian akan mengalami hal yang sama. Soalnya gw mengalami ini setelah mendengar cerita paman saya tentang ruang kelas bola pinpong itu”
“aku kebelet nieh… mon. ada yang mau nemenin ketoilet ga? :D” kata Dion sambil cengar-cengir melirik kekiri kekanan.
“aku… mau…” kata siswi bersoflen mata biru air dari belangkangnya yaitu tak lain juga fans beratnya Dion.
“telus… telus…” kata itu membuatku mulai serius melanjutkan ceritaku.
“kemudian…” kataku membuat Dion jengkel pada sikeiko sambil berkata dalam hati, hufh… dasar hantu jepang. Ga jadi deh ketoilet, ga ada yang mau nemenin. Masa ama cewek gatal itu… iiihhh…
“ketika aku lewat sekolah ini malam itu, aku mendengar suara tangisan anak lelaki didalam gedung sekolah ini. Lalu pintu gerbang terbuka sendiri. Anehnya waktu itu aku malah tidak takut sama sekali… dan aku melihat didalam ada anak kecil yang berjalan kecil dan aku mengikutinya berjalan sampai berhenti disumur sekolah kita. Anak itu ingin melompat kedalam jurang itu. Tetapi aku segera mengapai tangannya agar dia tidak jatuh, tetapi tiba-tiba saja aku merasa merinding yang amat sangat, tangan ini dingin. Ada sesosok sesuatu dibelakang saya yang menyentuh punggungku. Lalu anak yang tangannya saya genggam itu perlahan mulai menaik wajahnya untuk menatapku. Ternyata wajahnya cacat dan penuh darah, otomatis membuat aku melepaskan anak itu hingga hilang dikebawahan sumur itu. Aku berusaha lari secepatku, dan sosok hantu dibelakang itu terus mengikutiku. Hingga sampai didepan pintu. Aku berlari sekuat tenaga untuk keluar dari pintu gerbang itu, tapi tidak bisa maju dan maju. Aku hanya kelelahan sendiri berlari ditempat akhirnya hantu itu semakin dekat menghampiri depan wajahku. Aku berteriak histeris melihat wajah hantu suster yang matanya hampir keluar. Teriak sekuat-kuatnya dan terus mencoba untuk berlari. Tapi tidak bisa berbuat apa-apa … sampai…
Sampai akhirnya… " kataku terputus.
semua mata melotot seolah hampir keluar menanti jawaban akhirnya.

to be continue...

*note: untuk yang masih penasaran ama part 3 langsung dicek aja ya dipostingan berikutnya... hehehe...
 atau baca selengkapnya juga di versi Novelnya, dengan judulnya yang sama,
 
The Neighbour
open The door if you dare
and discover the secret

Sipnosis
Cerita ini bukan berawal dari sebuah dongeng…
Bukan juga sebuah lagenda…
Tapi sebuah sejarah yang pernah ada…
Sejarah yang sudah menjadi mitos…
Mitos yang ditakuti oleh semua siswa disekolah itu…
It’s a True Story…

Berawal dari kenakalan siswa yang bernama Xmon,

dengan obsesinya yang besar untuk melihat hantu,
Dia mencoba membuka sumur angker yang sudah ditutup sejak 20 tahun yang lalu
dan masuk kekelas kosong yang dilarang dalam mitos.

Hingga suatu ketika…

hantu-hantu dalam imajinasinya menjadi benar-benar ada dan menerornya…
apakah yang sebenarnya terjadi dengan Xmon hingga dia terus-terusan dihantui keluarga aneh disebelah rumahnya?

Anda akan menemukan cerita kocak persahabatan, percintaan, budaya Tionghua, broken home hingga teror-teror yang membuat imajinasi anda ikut bermain…

Temukan jawabannya dalam rumah kosong itu,
Beranikah anda membuka pintunya dan menemukan jawaban akhirnya?

note: dapatkan segera novelnya!!!

bisa pesan online lewat penerbit Leutika Prio disini
http://www.leutikaprio.com/produk/10041/novel/1108232/the_neighbour/11071821/poe_edyson
atau hubungi kontak dibawah ini
081388042525

bisa diantar langsung sampai kerumah loh...
Free ongkos kirim untuk se-jabodetabek
diluar itu bebas bebas ongkir jika pesan 5Exp

Thanx all...

moga terhibur dan menginspirasi...

Sabtu, 14 Mei 2011

"THE NEIGHBOUR" Part.1

A novel by: Poe Edyson
THE NEIGHBOUR
It’s all started with a lie…

"Hantu Suster Sumur dan Hantu Anak Kecil disekolah"

Inilah adalah kisah nyata…
Kisah yang terjadi disebuah sekolah yayasan katolik di Singkawang, Kalimantan Barat.


Pagi itu ruangan kelas 4 SD itu sedang melaksanakan ulangan kelas. Suasana menjadi hening karena pada saat itu yang mengawas adalah suster Butet, seorang guru suster yang paling galak disekolah yayasan katolik itu. Karena saking galaknya tidak ada seorang siswa pun yang berani berkutik atau berbicara pada saat itu. Sebab jika itu terjadi maka akan berakibat sesuatu yang fatal, seperti sebuah hukuman keras yang sangat membuat anak2 SD disana takut. Disekolah Yayasan katolik St. Ignasius itu memiliki guru-guru katolik yang berpakaian jilbab suster dan bergaun jubah panjang seperti suster disekolah katolik dalam film telenovela Fransisco.


Tatapan mata suster yang satu ini sangat tajam sampai menusuk kedalam pikiran siswa-siswi yang sedang menjalankan ulangan matematika sehingga tak ada seorang pun yang berani melirik kekiri-kekanan.
Tiba-tiba suara seseorang mengagetkan diruangan itu.
“bu… suster. Aku mau pipis” kata seorang siswa laki-laki yang duduk dibangku no dua dari belakang itu gugup.
Semua mata tertuju kepada siswa itu.
“Apa???” teriak suster itu menjerit keras membuat semuanya ngeri melihat pelototan mata suster itu.
“sa… sa saya… ke kebelet… bu…”kata siswa itu sepertinya memang sedang menahan pipis dikantong perutnya.
“tadi ibu bilang apa??? Sebelum ulangan mulai silakan ijin ke toilet dulu. Dalam jam ulangan tidak ada seorang pun yang boleh meninggalkan ulangannya, ngerti kamu?”
“ngerti bu… tapi…”
“tidak… duduk kamu!” perintah sang guru.
Sudah diduganya jawaban yang akan dia dapat adalah penolakan, tapi perintah itu tidak membuat sang siswa duduk, dia masih berdiri berharap dapat belas kasihan dari sang guru.
Suster yang hampir tak pernah senyum itu pun segera berdiri dari bangkunya dihadapan siswa. Hal itu membuat siswa lain berbisik-bisik bermaksud untuk menyuruh siswa itu untuk segera duduk.
“kalo kamu mau pipis, pipis saja dalam lemari kalo berani!!!” kata suster itu menantang.
Segera siswa itu berlari menuju lemari kayu yang ada didepan kelas itu dan segera membuka celananya dan buang air kecil dilemari itu. Disaksikan suster sehingga membuat suster itu sangat marah segera menghampiri lemari itu dan mengunci lemari itu kuat lalu mencabut anak kunci itu sambil kesal sendiri. Ia memerintahkan semua siswa melanjutkan ulangan itu hingga akhirnya selesai setelah 1 jam dijam pelajaran terakhir. Akhirnya semua siswa pulang, begitu juga semua guru. Seluruh gedung disekolah itu telah kosong. Hanya ada 1kelas yang ada siswa itu dilemari yaitu diruangan kelas 4 itu. Suster itu bahkan telah melupakan siswa yang dihukumnya, dia tidak bermaksud untuk menguncinya dalam lemari selama itu.
Ketika malam suara tangis anak kecil itu menangis nyaring menjerit sendiri memecah setiap ruangan disekolah itu. Sayang tidak ada seorang pun yang ada disekitar sekolah itu, apalagi yang mendengar suara yang mencekam itu. Besok paginya ketika ibu Suster itu ingat tentang anak itu, ia segera berlari membuka pintu lemari itu untuk menyelamatkan anak itu. Tapi,,, dia terlambat. Ia menemukan anak itu sudah meninggal lemas karena kekurangan oksigen diruang lemari yg kendap udara itu.
Suster itu pun merasa bersalah yang amat sangat, sejak hari itu suster yang paling ditakuti semua siswa itu pun mengurung diri dikamarnya, hingga dihari ketiga ia dikabarkan bunuh diri didalam telaga sumur yg sangat dalam terletak dibelakang sekolah didekat toilet wanita. Sepertinya dia dihantui oleh roh anak kecil yang masih menjadi mitos hantu anak kecil yang masih bergentayangan disekolah sampai saat ini, ditambah rasa bersalah yang membuat dia tidak sengaja membunuh siswa itu. Tapi semua guru dan Tim yayasan sekolah merahasia kematian suster itu karena tidak ditemukan jenazah suster itu didalam kedalaman sumur itu. Tapi satu satunya bukti yang ditemukan adalah sebelah sandal berwarna putih milik suster butet itu yang terletak dipinggir sumur itu sejak menghilangnya suster itu.
Semenjak kejadian itu sekolah memilki tingkat SD, SMP, hingga tingkat SMA didalam satu gedung yang sama, hanya terpisah blog itu sering mengalami kejadian mistis, sering sekali memdapat gangguan hantu anak kecil dan hantu suster yang menjadi mitos tragedy sekolah itu sampai saat ini.
Kejadian itu sudah terjadi 20tahun yang lalu. Tapi cerita ini masih saja menjadi sejarah disekolah ini, sebagian orang menganggap itulah mitos. Tapi ini semua nyata, Karena saya mendapatkan cerita ini dari paman saya sendiri ketika tidak lama setelah kejadian itu…
Ketika paman masih SMA disekolah ini, paman saya selesai mengikuti kegiatan ektrakuliler disekolah itu yang biasanya dimulai dari jam 3 sore sampai jam 5 sore. Hari itu paman saya mengikuti olahraga tennis meja diruangan khusus tennis meja. Padahal jam extrakurilernya sudah habis tapi paman saya dan satu teman tetap ingin meneruskan karena keasyikan bermain, hingga sekitar jam 18.00 sore seorang suster berdiri didepan pintu dan mengedor pintu 3 kali.
dor… dor… dor….
“pulang nak uda malam… hari sudah mulai gelap…” kata suster itu lembut.
“iya sus… bentar lagi ya…” jawab teman paman saya tanpa menoleh kearah suster itu, seolah tak mempedulikannya. Suster berlalu meninggalkan mereka.
Mereka terus menlanjutkan permainan mereka sampai sekitar kira2 10 menit seorang suster kembali datang didepan pintu.
“pulang nak… jangan sampai azan magrib… saya mau matiin lampunya…” peringatan suster itu sekali lagi lebih tegas. Tetapi tetap membuat teman paman saya cuek dan tidak peduli pada suster yang ada didepan pintu itu.
Paman saya pun menjawab suster itu untuk menjelaskan,
“bentar lagi Sus, uda mau ke…(kata paman sambil menoleh kepintu disebelah belakangnya dan melihat susternya menghilang) kelar koq. Loh susternya mana?”
Paman saya merinding merasakan sesuatu yang aneh… terus dia menatap arah jendela melihat langit sore hari sudah menjadi gelap, lalu berkata: “kawan… pulang yuk! Sudah malam sekali…”
“tanggung… ini sampe the last one ini aja…” kata teman paman saya.
Ketika suara azan pun mulai terdengar dari kejauh dengan saling deru menderu. Menyadarkan paman saya sudah semakin malam. Bulu kudu paman saya terus berdiri, karna mengkhawatirkan peringatan suster itu. Tetapi Mereka tetap melanjutan permainan untuk beberapa sisa point terakhir.
Tiba-tiba…
PLAAAANKK!!! Suara pecahan Gelas kaca yang sangat nyaring menyerang lantai didekat pintu.
“PULAAAAAAANGGGG!!!!” teriak suster itu memecahkan ruangan sunyi itu. Lalu dengan cepat sosok suster itu menghilang dan lampu ruangan itu mulai bermatian. Mereka berdua sangat kaget dan shock seketika, lalu berlari secepat mungkin kearah pintu keluar sambil berteriak:
“HANNTUUUUUU…”

“Nah begitu ceritanya.” kataku panjang lebar mengakhiri cerita tentang mitos disekolahku ini ketika pelajaran kosong karena guru pelajaran kami tidak masuk gara-gara hujan lebat.
"terus... terus... gimana?" tanya siswa baru itu.

to be continue...

Note: buat temen yang mau tau lanjutannya silahkan klik link "The Neighbour Part.2" pastinya lebih serem... thx guyz... dan jangan lupa bantu share dan koment ya?

Oh ya,,, baca selengkapnya juga di versi Novelnya, dengan judulnya yang sama,
 
The Neighbour
open The door if you dare
and discover the secret

Sipnosis
Cerita ini bukan berawal dari sebuah dongeng…
Bukan juga sebuah lagenda…
Tapi sebuah sejarah yang pernah ada…
Sejarah yang sudah menjadi mitos…
Mitos yang ditakuti oleh semua siswa disekolah itu…
It’s a True Story…

Berawal dari kenakalan siswa yang bernama Xmon,

dengan obsesinya yang besar untuk melihat hantu,
Dia mencoba membuka sumur angker yang sudah ditutup sejak 20 tahun yang lalu
dan masuk kekelas kosong yang dilarang dalam mitos.

Hingga suatu ketika…

hantu-hantu dalam imajinasinya menjadi benar-benar ada dan menerornya…
apakah yang sebenarnya terjadi dengan Xmon hingga dia terus-terusan dihantui keluarga aneh disebelah rumahnya?

Anda akan menemukan cerita kocak persahabatan, percintaan, budaya Tionghua, broken home hingga teror-teror yang membuat imajinasi anda ikut bermain…

Temukan jawabannya dalam rumah kosong itu,
Beranikah anda membuka pintunya dan menemukan jawaban akhirnya?

note: dapatkan segera novelnya!!!

bisa pesan online lewat penerbit Leutika Prio klik disini
atau hubungi kontak dibawah ini
081388042525 atau lihat cara pemesanannya disini klik disini

bisa diantar langsung sampai kerumah loh...
Free ongkos kirim untuk se-jabodetabek
diluar itu bebas bebas ongkir jika pesan 5Exp

Thanx all...

moga terhibur dan menginspirasi...

Senin, 02 Mei 2011

SURAT KECIL DARI SURGA

Judul Asli: "All is Beautiful... try not to cry"
diterjemahkan oleh: Andry
pernah dibuat versi video by: Setiawan Handoyo/Wawan

*Roh Jahat akan menghalangi cerita ini...
sempatkan diri Anda selama 15 menit untuk membaca dan meneruskan surat ini dan Anda akan menyelamatkan banyak orang yang percaya untuk saling mendoakan.




bu Sally segera bangun ketika melihat dokter bedah keluar dari kamar operasi.
dia bertanya dengan penuh harapan:
"bagaimana anakku?"
"apakah dia dapat disembuhkan?"
"kapan saya boleh menemuinya?"

dokter bedah menjawab, "Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tapi sayangnya anak ibu tidak tertolong"

Bu Sally bertanya dengan hati Remuk,
"Mengapa anakku yang tidak berdosa bisa terkena Kanker? Apa Tuhan sudah tidak peduli lagi? Dimana Engkau Tuhan ketika anak laki-lakiku membutuhkanmu?"

Dokter bedah bertanya, "Apakah ibu ingin bersama anak ibu selama beberapa waktu? perawat akan keluar untuk beberapa menit sebelum jenazahnya dibawa ke universitas."

Bu Sally meminta perawat bersamanya saat dia akan mengucapkan selamat jalan kepada anak lelakinya. dengan penuh kasih sayang dia mengusap rambut anaknya yang pirang itu.

"apakah ibu ingin menyimpan sedikit rambutnya sebagai kenangan?" perawat itu bertanya. bu Sally mengangguk. perawat memotong sedikit rambut dan menaruhnya didalam kantong plastik untuk disimpan.

ibu Sally berkata, Jimmy anakku ingin mendonorkan tubuhnya untuk diteliti di universitas. Dia mengatakan mungkin dengan cara ini dia dapat menolong orang lain yang memerlukannya.
awalnya saya tidak memperbolehkan tapi Jimmy menjawab,
"Ma, saya kan sudah tidak membutuhkan tubuh ini setelah mati nanti. mungkin tubuhku ini dapat membantu anak lain untuk hidup lebih lama dengan ibunya."

bu Sally terus bercerita,"anakku itu memiliki hati emas. Jimmy selalu memikirkan orang lain. selalu ingin membantu orang lain selama dia bisa melakukannya."
bu sally meninggalkan rumah sakit setelah menghabiskan waktunya enam bulan disana untuk merawat Jimmy...

Dia membawa kantong yang berisi barang-barang anaknya. Perjalanan pulang sungguh sulit baginya. lebih sulit lagi ketika dia memasuki rumah yang terasa kosong. barang-barang Jimmy ditaruhnya bersama kantong plastik yang berisi segenggam rambut itu didalam kamar anak lelakinya.
dia meletakkan mobil mainan dan barang-barang milik pribadi Jimmy, anaknya ditempat Jimmy biasa menyimpan barang-barang itu.
kemudian dibaringkan dirinya ditempat tidur. dengan membenamkan wajahnya pada bantal, dia menangis hingga tertidur. di sekitar tengah malam, sally terjaga. disamping bantalnya terdapat sehelai surat yang terlipat.

surat itu berbunyi:

"Mama tercinta,
saya tahu mama akan kehilangan saya tetapi saya akan selalu mengingatmu ma, dan tidak akan berhenti mencintaimu walaupun saya sudah tidak bisa mengatakan 'aku sayang mama'.
saya selalu mencintaimu bahkan semakin hari akan semakin sayang padamu, ma. sampai suatu saat kita akan bertemu lagi. sebelum saat itu tiba, jika mama mau mengadopsi anak lelaki agar tidak kesepian, bagiku tidak apa-apa ma.Dia boleh tidur dikamarku dan bermain dengan mainanku. tetapi jika mama memungut anak perempuan, mungkin dia tidak melakukan hal-hal yang dilakukan oleh kami, anak lelaki. mama harus membelikannya boneka dan barang-barang yang diperlukannya oleh anak perempuan.
jangan sedih karena memikirkan aku, ma. tempat aku berada sekarang begitu indah.
kakek dan nenek sudah menemuiku begitu aku sampai disana dan mereka menunjukan tempat-tampat yang indah. tapi perlu waktu lama untuk melihat segalanya disana.

malaikat itu sangat pendiam dan tampak dingin. tapi saya senang melihatnya terbang. dan... apa mama tahu apa yang kulihat? Yesus tidak terlihat seperti gambar-gambar yang dilukiskan manusia. tapi, ketika aku melihat-Nya, aku yakin Dia adalah Yesus. Yesus sendiri mengajakku menemui Allah Bapa! tebak ma apa yang terjadi? aku boleh duduk dipangkuan Bapa dan Berbicara dengan-Nya seolah-olah aku ini orang yang sangat penting. aku memceritakan kepada Bapa bahwa aku ingin menulis surat kepada Mama untuk mengucapkan selamat tinggal dan kata-kata yang lain. Namun aku sadar bahwa hal ini pasti tidak diperbolehkan-Nya.
Tapi mama tahu, Allah sendiri yang memberikan sehelai kertas dan pensil-Nya untuk menulis surat ini kepada Mama.
saya pikir malaikat Gabriel akan mengirimkan surat ini kepadamu, ma.
Allah mengatakan akan memjawab pertanyaan mama ketika mama bertanya, 'Dimana Allah pada saat aku membutuhkan-Nya?'
Allah mengatakan Dia berada bersama diriku seperti halnya ketika Putera-Nya Yesus disalibkan.
Dia ada disana ma, dan Dia selalu berada bersama semua anak.
Ngomong-ngomong, tidak ada orang yang dapat membaca apa yang aku tulis selain mama sendiri. Bagi orang lain, surat ini hanya merupakan sehelai kertas kosong. luar biasa kan, ma?
sekarang saya harus mengembalikan pensil Bapa yang aku Pinjam.
Bapa memerlukan pensil ini untuk menulis nama-nama dalam buku kehidupan.
Malam ini aku akan makan bersama dengan Yesus dalam perjamuan-Nya. aku yakin makanannya akan lezat sekali.
oh..., aku hampir lupa memberitahumu, ma. aku sudah tidak kesakitan lagi. penyakit Kanker itu sudah hilang. aku senang karena aku tidak tahan merasakan sakit itu dan Bapa juga tidak tahan melihat aku kesakitan.
itulah sebabnya mengapa Dia mengirimkan malaikat pembebas untuk menjemputku. Malaikat itu mengatakan bahwa diriku merupakan kiriman istimewa!
Bagaimana, ma?
salam kasih dari Allah Bapa, Yesus dan aku.

*kemudian heningkanlah sebentar dan rasakan bagaimana Roh kudus berkerja dalam hidup Anda agar Anda melaksanakan perbuatan yang dikehendaki oleh Bapa.
"Ketika Anda jatuh, Tuhan akan membangkitkan Anda."

*kisah ini dari surat email.
dengan judul Asli:"All is Beautiful... try not to cry" atau Kisah ini sungguh indah... cobalah jangan menangis.
*kirimkan surat ini kepada teman-teman Anda dan Anda dapat melihat bagaimana Roh kudus menerangi hidup Anda.
"""God Bless You""" Share by: Poe Edyson

NB: Email ini saya sharing agar anda bisa lebih mudah dan bisa berbagi berkat. selain itu saya juga pernah merasakan hal yang sama dengan ibu Sally. ketika adik saya yang berumur 18 tahun meninggal karena TUMOR GANAS stadium 3.
moga bisa jadi inspirasi ya...

Senin, 11 April 2011

A Candle in the Dark

Ditengah keramaian ini,
Aku masih merasa sepi...
Setiap yang datang mengetuk pintuku,
Aku masih berharap padamu.



Apakah aku tersesat dilorong yg gelap?
Terus mencari sinarmu...
Aku tahu didalam sana ada banyak sinar yg menyilaukan...
Tp itu semua bukan sinar yg ku kenal.
Sinarmu yg paling damai dihatiku...
Meski pun kecil dan redup.
Tapi aku tahu hanya sinarmu yg dapat mmbuatku tenang ddlm kesunyian...

Kau adalah lilin kecil
yg menyinari sebuah ruangan gelap dihatiku...
A Candle in dark...

Cukup merindukanmu saja...
Cahaya kecilmu ini sudah berayun-ayun membuat hatiku damai...
Cahaya yang seperti tak punya harapan...
Seperti ada yang terus berusaha memadamkan cahayamu...
Tapi takkan ku biarkan itu terjadi!
Walau angin dan badai datang...
Perasaan ini tak akan mati.
Setiap detik yg kulewati
Aku pasti kan selalu memrindukanmu...
Sampai ketika kau berlari kepadaku,
Memeluk dan menciumku...
Saat itu cahaya kecil itu akan berkobar2 diseluruh tubuhku menjadi terang berderang untuk selamanya...
Amin...

Jumat, 01 April 2011

THE LAST SM*SHBL@ST


It's my first fans fiksi story... Don't miss it!!!


KETIKA…

Kisah ini terjadi setelah 5 tahun mendatang…
Sejak dari 5 tahun Boyband SM*SH mulai berkiprah didunia music.

Bukan hanya di Indonesia, kini (febuary 2015) Sm*shblast(nama kumpulan Pengemar SM*SH) ada diberbagai Negara di asia.
Bahkan beberapa yang diluar Asia. Sebut saja yang di Australia, India dan beberapa yang lainnya.
Bahkan semua personel SM*SH lebih sering keliling asia untuk melakukan konser tour dari pada dinegeri kita sendiri sejak tragedi 1 tahun yang lalu.
Kini semua personel SM*SH bukan kelompok remaja atau artis pendatang Baru lagi seperti 5tahun yang lalu. Music mereka sudah sangat matang, style mereka juga sudah memiliki karakter boyband Asia yang tersendiri dengan designer profesinal pribadi, bahkan mereka sudah punya 5 album yang merambah kedalam dunia music dan Go International. Khususnya di Asia saat ini. Pertumbuhan mereka yang matang bisa kita lihat secara fisik mereka adalah badan semakin berbentuk atletis dan sixpack karena lebih ketatnya mereka fitness dan latihan dance. Ditambah reza yang memelihara jenggot dan kumis tipis seperti actor Fahri Aclbar, Ilham yang rambutnya kini hampir botak seperti pesepak bola david beckham, Rangga rambutnya yang tambah gondrong seperti justin bieber, Rafael pun gondrong seperti rambut jerry yan di meteor garden dan perubahan-perubahan kecil lainnya yang terjadi pada para personel SM*SH yang membuat imej mereka bukan hanya sekedar kumpulan cowok2 imut lagi, mereka kini kelihatan sangat gentle sekali dlm perform dance mereka. Meski pun banyak yang berubah, tapi personel SM*SH tidak pernah ganti personel selama 5tahun mereka berjalan. Cukup hebat bukan.
Oleh karena itu makanya mereka bisa memasuki dunia music Asia. Karena mereka sudah sepantasnya disebut seleb dunia, dengan lagu mereka yang selalu menjadi Hits di Stasiun Music Tv dibanyak Negara diAsia.

Namaku Yulio… Dan ini kisahku...



“pasti dengar lagu SM*SH lagi ya?” kataku kepada sahabatku yang sedang mendengarkan lagu lewat handfree sambil memejamkan mata menikmatinya dan berada disebelahku.
“iya… denger lagu single pertamanya dialbum kelima ini. Ga bosen-bosen!” jawabnya sambil cengar-cengir.
“ yg Judulnya Reincarnation ya?” tebakku.
“iya… apalagi pas disuara Morgan. Hmmm,,, kira2 dia masih kenal kita ga ya?”
“… “ binggung. “hmm… pasti uda lupa lah! Kan dia udah sepuluh tahun meninggalkan singkawang, dia mana ingat sapa aja teman sekolah dia. Apa lagi dia uda jadi artist Jul.”


Nah, cewek manis yang duduk dibangku pesawat sebelah saya ini adalah sahabatku sejak SMP. Namanya Julia. Sekilas namanya hampir sama denganku. Selain itu kita juga punya kesamaan yang hampir sama. Yaitu sama-sama menjadi Sm*shblast yang setia sejak 5tahun yang lalu. awalnya kami menjadi pecinta SM*SH hanya karna adanya Morgan Oey yang pernah satu angkatan SMP dan SMA ketika sekolah diSingkawang dulu dan saat ini kami didalam perjalanan menuju bandara Jakarta ke kantor management SM*SH yang sudah mendirikan kantor, ruangan pribadi kerja personel SM*SH dan Studio rekaman yang terletak didaerah Jakarta. Karna memang kebetulan tahun ini SM*SH kembali melakukan Konser di Indonesia setelah satu tahun mereka hanya mengadakan konser diluar negeri.
Ini dikarenakan kejadian tragis yang terjadi satu tahun yang lalu, pada saat konser SM*SH dialbum ke-empat mereka yang berlangsung ricuh dijakarta. Dikarenakan adanya penyerangan dari Anti SM*SH yang dari tahun ketahun juga bertambah banyak. Sehingga menyebabkan 3 sm*shblast dikeroyok dan akhirnya tewas oleh pendukung Anti SM*SH yang masih menganggap SM*SH boyband Haram/gay/homo dan tidak layak menjadi artist Indonesia, meski pun Sm*shblash Indonesia sudah menyebar luas dimana-mana dan 10xlipat lebih banyak, tapi tetep saja Anti SM*SH tetap menolak boyband SM*SH dengan membawa nama dan norma-norma agama yang mengancam-ancam akan membutuh sm*shblash yang berani membela SM*SH dihadapan mereka. Lewat berita tv, lewat twitter facebook dan media lainnya.
Saat itu perperangan antara anti SM*SH dan Sm*shblast terjadi ricuh dan mengemparkan disemua media massa dan jejaring social beberapa bulan. Hingga sampai saat ini sudah tidak ada lagi terjadinya pro dan kontra lagi tentang boyband SM*SH. Hingga akhirnya SM*SH kembali mengadakan konser di Indonesia untuk konser Album ke-5 Reincarnation.
Didalam hatiku resah ketika duduk didalam taxi menuju tempat konser, karena teringat tragedi tahun lalu. Sebenarnya aku tidak terlalu ingin datang kekonser ini yang sangat jauh dari tempat tinggal kami, hanya saja demi mewujudkan keinginan Julia. Apa pun aku rela. Sebab aku tidak ingin kehilangan dia.
“Jul… kalo misalnya tragedi tahun kemarin terulang lagi gimana?” tanyaku ragu.
“yah… ga mungkin lah…kan kemarin di tv udah diberitain. Tahun ini keamanan mereka akan dijaga lebih ketat. Lu tenang aja! Selain itu juga banyak artis2 indo yg ikutan nonton dan mereka menjaminkan aman. Tapi kalo pun iya, gw ga akan takut! Coz gw adalah Smashblast Setia!” Jawab Julia tegas sambil merapi-rapikan buku yang seperti album fans yang berisi foto2 Morgan dan SM*SH.
“sebenarnya lu nonton konser Cuma pengen ketemu ama Morgan ya Jul?” kataku sambil serius menatap mata Julia.
Julia berhenti merapikan album dan menatapku”iya! Kenapa? Lu cemburu ya? hehehehe”
“cemburu pale lu!!!” kataku lalu terdiam. Padahal sebenarnya aku sangat cemburu melihat dia terlalu obsesi dengan sosok artist yang mungkin sudah tidak mengenalnya lagi. Aku ingat ketika dia pernah menolakku waktu lulus sekolah hanya karna dia suka Morgan. Lalu dia bilang Morgan pernah menyatakan perasaannya sebelum berangkat kuliah dijakarta. Tapi dia belum menjawabnya ketika itu. Aku sudah tidak tahu apakah alasannya fiksi atau nyata.
“Yulio… kan nanti setelah konser. Ada pemilih 7 smashblast setia untuk nge-date 1 harian bareng personel SM*SH dihari valentine minggu depan. Lu ikut ya? Itu kesempatan gw buat ketemu Morgan” cerita Julia yang berhidung mancung dan bermata indah.
“ikut dunk…” jawabku ikut semangat.
“emank kamu mau nge-date ama siapa yulio? Kan kamu cowo?” Tanya Julia polos sambil melihatkan semua giginya yang rapi.
“ama kamu aja ya? Hahahahaaa”
Konser berlangsung lancar dan meriah… kami beruntung berada didepan karena datang jauh lebih awal dari pada yang duduk ditengah. Sehingga kami bisa melihat dengan jelas wajah2 mereka. Tapi disini sangat berisik, semua sm*shblash dari belahan mana pun berteriak histeris secara terus2an seperti burung2 yang kelaparan ketika ditaburi makanan. Begitu juga Julia. Aku senang sekali karna duduk paling dekat dengan dia sehingga aku bisa terus2 menatap senyumnya yang seolah tidak akan pudar. Apalagi ketika personel SM*SH mulai keluar.
Aku tidak bisa melihat wajah2 orang disekitarku lagi terkecuali Julia. wajah2 mereka seperti wajah2 semut disarang. Yang aku tau dari atas belakang sampai kebawah paling depan semua tempat duduk full. Bahkan masih banyak yang berdiri. Lalu aku lihat di belakang tepat pintu masuk diatas ada 5 orang yang bertopeng kupluk hitam, yang terlihat hanya sepasang mata saja. aku curiga, apakah mungkin itu adalah Anti Sm*sh. Akankah tragedy terulang. Tiba2 aku dengar suara personel Sm*sh dari depan panggung.
“saat ini kami akan membawakan lagu pertama kami diSM*SH. Ini single pertama kami dialbum pertama SM*SH” kata Bisma yang sepertinya menjadi juru bicara diSm*sh.
“dan kami mohon maaf karna dilagu ini Rafael tidak bisa ikut. Karna kakinya terkilir atau keseleo” tambah rangga.
Ilham baru mau lanjutkan berbicara, para pengemar Ilham langsung berteriak kegirangan. Akhirnya ilham hanya tersenyum saja.
“lagu ini berjudul…” sambung Morgan.
“Iiii…. HEARTTT…. YOU…” teriak semua personel serentak dengan semua penonton yang membuat aku melupakan rasa takut dan orang yang mencurigakan itu.
Tuhan,,, ijinkanlah aku untuk terus bisa melihat senyum dan tawa Julia seperti hari ini. Aku sungguh tidak ingin kehilangan dia. Meski pun dihatinya tidak selalu ada aku.
Tapi… aku ingin dia tahu… bahwa rasa ini tidak pernah berubah…
I heart you Julia…
Sepertinya aku mendengar suara ledakan atau sejenisnya ditengah-tengah lagu ini. Tapi kurang jelas karena suara music dan teriak2 kan para smashblast sangat kencang. Tapi sepertinya suara itu dari belakang. Aku mulai menoleh kebelakang dan melihat suasana tempat duduk yang sepertinya berbeda dari sebelumnya. Penonton yang dibelakang mulai berlarian. 5 orang bertopeng hitam itu berjalan semakin kedepan. Tiba-tiba seseorang melemparkan sebuah microphone kepada salah satu dari yg betopeng itu. Music berhenti dan para personel pun berhenti menari.
“siapa disini yang mau mati???” kata sitopeng hitam itu.
“siapa disini yang mau mati untuk artis anda?””
“siapa disini yang memuja mereka???” sambil menunjuk ke arah personel SM*SH yg mematung diri didepan panggung karna kaget.
“HAHHH???”
‘DuuaaaAAARRR’ suara pistol ditembakan sekali lagi keudara. Dan orang-orang berlomba-lomba belari-lari keluar gedung menuju pintu keluar seperti terjadi sebuah gempa dibioskop. Orang-orang menghilang dengan cepat. Suasana ricuh sekali, terdengar banyak yang menangis dan berdoa.
Aku yang sedang bingung segera menarik tangan Julia.
“ayo kita pergi, jul!”
“tidak… aku tidak boleh pergi.” jawab Julia bertahan.
“hei… lu gila ya Jul? kita bisa ditembak sama mereka…”
“aku ingin bertemu morgan sebentar. Ada yang ingin aku sampaikan…”
“Julia…”
“please… biarkan aku disini…”
Aduh… aku pergi ngga ya? Pergi… engga… pergi… engga… gumamku dalam hati.
Aku mulai binggung melihat bangku-bangku disekelilingku kosong semua. Tapi aku bertahan disini. Bertahan untuk Julia. Aku tidak boleh pergi.
Ternyata didepanku ada beberapa orang yang bertahan. Mereka bisa dihitung dengan jari, kira-kira Sekitar dua puluhan orang.
“oke! SM*SH kalian boleh lanjutkan konser kalian… kami telah memisahkan fans munafik kalian dan inilah Smastblast setia kalian…” kata sitopeng yang masih memegang pistol hitam tangannya.
Salah satu sitopeng itu membuka topengnya dan berkata, “terima kasih atas kesetiaan kalian kepada kami… kalian patut mendapat penghargaan… kalian akan dijadikan peserta pemilihan smashblast setia, 7 yang berungtung akan nge-date 1harian dengan idola kalian masing-,masing.
Para smashblast yang tersisa 25 orang yang tadinya shock menjadi senang dan berteriak” Rafael… thank you…”
Lalu Rafael pun naek kepanggung setelah membuang topengnya dan sisa 4 orang bertopeng itu berjalan menuju pintu. Satu-satunya sitopeng yang memegang pistol sekali lagi menembakkan pelurunya ke udara dan berteriak
“Music!!! Let’s play!!!”.
Segera lagu I heart you kembali dinyanyikan. Tetapi seekor burung yang tertembak jatuh tepat dikepala sipenembak. Sungguh konyol sekali... ckckck…
“you know me so well… girl I need you… girl I love you… girl I heart you” nyanyian terdengar nyaring sekali meski penontonnya sudah tinggal dua puluhan.
Besoknya kami semua diseleksi untuk menjadi smashblast setia. Sepertinya semua peserta yang ikut adalah wanita, hanya ada 2orang laki-laki saja termasuk aku. Kita diberikan lembar Tanya jawab seperti saat ujian. Aku dan Julia berusaha menjawab pertanyaan dengan serius, tetapi ketika membaca pertanyaan terakhir aku binggung sekali, padahal pertanyaan terakhir adalah penentu apakah aku akan dimasukan ke test berikutnya.
Pertanyaannya:
“jika kamu terpilih menjadi salah satu sm*shblast setia, maka kamu akan memilih siapa sebagai pasangan idola kamu untuk dating divalentine ini???”
Oh my God! Pasti ga ada cowo yang bisa terpilih dalam hal ini. Karena aku ingin terus bersama Julia aku memutuskan memilih Morgan. Selain itu Morgan juga teman sekelasku. Pasti dia kenal aku. Hmmm… akhirnya waktu habis.
Ternyata setelah itu aku, Julia dan 3 cewek fans morgan dikumpulkan dalam satu ruangan untuk dilombakan dan dipilih hanya satu saja sebagai pasangan dating buat Morgan. Semua panitia penyelenggara didalam ruangan itu menatapi aku dengan aneh. Begitu juga 3 cewek di belakangku. Aku tau apa yang ada dipikiran mereka. Tapi aku tidak peduli. Karena ku lakukan itu untuk bersama-sama Julia. Didalam ruangan itu ada 5 peserta yang duduk dibangku berlomba memasukan batu mutiara yang didalamnya berinisial huruf-huruf abjad, tugas kami menyusun batu warna-warni itu kedalam sebuah benang kalung lewat jarum kecil membentuk kalung(liontin) nama berinisial ‘morgan oey SM*SH’ dengan secepat dan serapi mungkin. Aku dan Julia duduk dibangku paling depan bersebelahan.
Ketika lomba baru dimulai, aku dan Julia terganggu dengan seorang cleaning service berkaki pincang yang ada diluar ruangan itu, ia sibuk membersihkan dinding disetengah tangga. Konsen kami semakin terganggu ketika kaki cleaning service seperti tidak kuat berdiri ditangga kayu itu. Aku melihat Julia terus memperhatikan orang itu. Julia seperti ingin berhenti memasukan batu itu. Tapi aku mencegahnya, karna aku tau dia sangat ingin menang dalam hal ini. Apalagi ke-3 peserta dibelakangku terus begitu berusaha menyelesaikan tugas ini.
“ayo Julia… tetap semangat! Biarkan orang itu. Kamu Bisa Julia!” kataku melihat dia sudah memasukkan huruf O, E, Y dan…
Tangga kayu itu tiba-tiba patah dan cleaning service tua itu terjatuh dari ketinggian 3 kaki dan berguling ke anak-anak tangga kebawah. Julia langsung berlari keluar melihat orang itu, karna tidak ada seorang pun disana yang menolongnya.
“Julia… jangan… kamu akan Gagal Julia” kataku sambil terus berusaha menyelesaikan susunan sampai selesai. Berharap jika Julia yang Gagal. Maka jika aku menang aku akan memberikan kesempatan ini kepada Julia. Tapi ketika aku memasukkan huruh*(bintang), sudah ada peserta dibelakangku yang berteriak girang sebagai penyelesai pertama. Lalu aku pun meninggalkan tugas itu menghampiri Julia yang ada ditangga bawah. Aku melihat Julia sudah selesai membalut luka dilengan cleaning service itu dengan syal yang tadi dipakainya. Lalu dengan tampang putus asa meninggalkan orang itu.
Aku menghampiri Julia, lalu melihat cleaning service dibelakangnya. sepertinya orang itu terus menatapku, hmmm… sosok yang tidak asing. Aku menghampirinya dan biarkan Julia berjalan sendiri.
“kamu gak apa-apa kan mas?” tanyaku pada cleaning service itu.
“YULIO….” Kata orang itu yang memakai topi yang menutupi matanya.
“Iya… koq bisa tau?”
“koq kamu bisa disini?” sambil menaikan sedikit topinya keatas.
“Mor….(dengan nada kenceng) gannnn… (dengan nada pelan)”
“Sssst…. Jangan sampai kedengaran cewek tadi ya?”
“cewek tadi?”
“iya… cewek yang barusan balut luka aku…”
“dia itu… “kataku terhenti. Aku aneh aja, kenapa dia bisa ingat aku tapi lupa ama Julia. Padahal kan kita sering main bersama dulu. Tadinya niatku ingin kasih tau morgan kalo itu adalah Julia temen sekelas kami. Tapi… sudahlah…
Julia memasuki Ruangan lomba itu untuk mengambil tasnya, tapi disambut tepuk tangan oleh panitia diruangan itu. Aku menyusul dan ikut kaget.
“selamat Julia. Kamu adalah pemenang sebagai pasangan Morgan dalam nge-date with SM*SH!” kata ketua panitia.
“Hah…?” Tanya Julia Bingung.
“ Karna yang dicari Morgan adalah cewek berhati Mulia seperti kamu ini. Bukan yang berusaha karna ada maunya.” Jelas panitia.
“oh ya… ?” seru Julia lalu membalikan badan dan memelukku senang, yah… seperti itulah juga perasaanku saat ini.
“selamat ya…”dukungku.
“ini undanganmu untuk besok ya… makan siang direstoran Korea food dan kencan seharian bersama Morgan. Ingat ya, besok pagi jam 8 kamu sudah harus sampai dihotel undangan itu, gaun dan lainnya sudah kami persiapkan”
“makasih bu panitia… heheheheheee” tutup Julia.
Besoknya, direstoran yang berdinding kaca itu aku melihat ada 7 cewek cantik yang sedang duduk menunggu ketujuh personel SM*SH datang, dengan meja pasangan masing. Aku hanya bisa melihat dari luar restoran. Karena tidak diperbolehkan masuk. dimeja Julia dia sedang sibuk mengeluarkan kotak perhiasan berwarna coklat dan dipakaikannya perhiasan itu kelehernya. Lalu semua personel masuk dan mengobrol hangat dengan pasangannya.
“halo… Julia… nice to meet you…” sapa Morgan ramah dengan senyuman manis yang bisa membuat Julia terbang kelangit ke-7.
“Morgan… I miss so much…” peluk Julia.
Morgan tersenyum senang lalu ia tak sengaja melihat liontin yang ada dileher Julia. Dia melepaskan pelukannya dan mencoba menatapi wajahnya dengan jelas.
“Julia… Julia lemon kan? Wah cantik sekali kau saat ini…”
“iya morg… gila lu udah sombong banget ga kenal aku ya…”
“bukan gitu… kamu didandan seperti ini, aku jadi ga bisa kenali loh… hahahaha…”
Mereka mengobrol dan mengenang masa2 mereka bersahabat diSMP sampai SMA sambil membuka album foto mereka bertiga dulu. Album yang sudah disedia Julia dari awal. Lalu Julia pun masuk kepertanyaan serius yang selama ini ingin ia sampaikan pada morgan.
“morgan kamu tau ga? Aku nunggu jawaban kamu yang masih belum selesai ketika pertemuan terakhir kita. Sudah hampir 10 tahun tau…”jelas Julia.
“pertemuan terakhir ketika kamu ngasih kalung ini kamu bilang apa?”
“bilang apa? Aku bilang apa emank?”
“yang waktu hujan-hujan itu… kamu lupa?”
“seingat aku, aku pakaiin kamu liontin lemon ini dari seseorang…”
“dari seseorang? Koq jadi seseorang… ga nyambung ya?”
“iya… pada saat itu aku ingin nyampein sesuatu kekamu… tapi kamu malah memotong pembicaraannya dan akhirnya aku ga punya waktu lagi dan buru pulang, iya kan?”
“loh… enggak, saat itu kamu nembak aku. kamu bilang kamu akan pergi dan bilang kamu suka sama aku terus… kamu bilang tapi… trus tiba-tiba ada tlep lalu buru2 pulang. Nah,,, sampai saat ini aku tu penasaran sama jawaban tapi kamu ituloh… itu isinya apa?” jelas Julia panjang lebar berusaha mengingatkan morgan kejadian sepuluh tahun yang lalu.
“saat itu. Aku ingin menyampaikan bahwa selama itu aku ada perasaan suka sama kamu, tapi kamu tiba2 meluk aku dan bilang kalo kamu cinta aku. jadinya aku menjadi ragu dan gugup untuk meneruskan kata-kataku…”
“emank saat itu kamu mau bilang apa morg?”
“setelah memakai Liontin itu, sebenarnya aku ingin bilang gini sama kamu. Liontin lemon itu adalah liontin dari Yulio buat kamu. Dan setelah lu bilang lu cinta ama aku. aku pengen bilang kalo aku juga sayang sama kamu tapi sebagai seorang sahabat. Karna ada seseorang yang benar-benar mencintaimu dan yang rela berkorban untukmu… dan sedang menunggumu dibawah pohon lemon tree ditaman kita main dulu.”
“yulio…” Julia menyebut nama itu sambil mengenggam liontin lemon itu.
“Hanya saja ketika dia menelponku, dia mendengarkan dengan jelas ketika kau bilang cinta padaku saat itu. Dia menyuruhku untuk tidak melanjutkan pesannya. Terakhir sebelum aku pergi ke jakarta aku masih melihat dia sering duduk termenung dan kadang menangis dibawah pohon lemon itu.”
Julia menangis mendengar semua itu. “apakah aku salah mencintai orang…”
“sekarang belum terlambat koq! Tadi aku lihat Yulio ada didepan koq.”
Dari sisi kaca restoran bagian luar aku melihat mereka berdua begitu akrab mengingatkan kembali masa-masa ketika kami bertiga masih remaja. Kami sering memanjat pohon lemon tree dengan seragam SMP. Kita main barongsai-barongsai dari kardus bekas dan konyol lagi kita suka bikin video klip lipsing lalu upload difacebook dan tag keteman-teman sekelas. Kami begitu akrab sekali, makanya dialbum foto Julia banyak sekali foto-foto kami bertiga.


Sebab ketika sekolah dulu, aku suka sekali mengambil gambar dengan kamera hpku dan karna morgan memang ganteng dari dulu dan Julia juga cantik, maka mereka lah yang selalu jadi modelku untuk mengambil foto.


Tiba-tiba masuk hampir 10 orang yang berpakaian hitam dan bertopeng kupluk menyerang masuk kedalam restoran.
“Siapa disini yang mau mati untuk Rafael??? Buktikan kalau kalian benar-benar pengemar sejati!!!” kata pemimpi yang berbaju hitam itu dengan sebuah senjata pistol ditangannya.
“saya!” kata pasangan atau fans Rafael dengan bangga.
DUARRR!!! Tiba-tiba cewek itu tertembak didadanya dan langsung jatuh kebawah dan disambut Rafael sambil berkata” Siapa kalian semua?”
“Siapa lagi yang berani mati buat Rangga? Ayo… angkat tangan.” kata pemimpin itu sekali lagi.
Pasangan rangga juga dengan bangga dan tersenyum berdiri sambil mengatakan: “SAYA!!! SIAP!” sambil dalam hatinya bergumam. Pasti ini acara TV ya? Kameranya mana ya??? Rangga langsung menarik tangan gadis itu untuk segera duduk dan berkata. “ini bukan dari Team kami, Gladis.”
“Hah? Masa?” kaget gladis.
DUARRR!!! Sekali tertembak korban pecinta SM*SH ini. Semua berteriak histeries dan menangis.
“siapa lagi yang berani mati buat Morgan?!!!” semua mata orang tertuju keJulia.
“Hentikan!!! Hentikan semua ini! Kalian Biadab! Pembunuh!” kata Morgan dan langsung menendang tangan pemimpi Anti Sm*sh itu berharap pistolnya jatuh. Akhirnya terjadilah pertarungan antara anak-anak Sm*sh membela diri dan beberapa body guard dari menajement Sm*sh. Memang perlawanan cukup berat padahal dengan jumlah orang yang hampir seimbang, dikarenakan para kelompok Anti Sm*sh itu membawa senjata. Kursi menjadi senjata mereka satu2. Piring dan ceramic lainnya berpecahan. Kondisi restoran menjadi ricuh berat. Konyolnya si pemilik restoran terus mencatat setiap barang2 restorannya yang dirusak dan dipecahkan oleh kejadian ini dengan nominal 2 kali lipat dari harga asli.
Aku yang dari tadi berusaha memaksa untuk masuk keruangan itu, tapi tidak bisa, karena dihalangi oleh dua orang Anti Sm*sh yang berbadan besar didepan pintu. Aku sangat khawatir dengan Julia. Sepertinya ini benar2 bukan team dari Sm*sh yang terjadi seperti kemarin. Sebab sangat tidak mungkin team Sm*sh membunuh para Fans mereka.
“Saya…!!!” teriak Julia membuat kericuhan itu berhenti memperhatikan dia.
“Tidak Julia… itu bukan dari team kami. Mereka semua Biadap! Aliran sesat.” Teriak morgan dari jauh dengan suara yang ngos-ngosan.
“Saya Siap… Saya sudah Siap mati untuk Morgan…” kata Julia sambil menangis, sepertinya dia sudah tau ini bukan team dari Sm*sh tapi dia benar2 serius berani mati dengan tantangan itu. Saat itu aku melihat pemimpin itu mulai mengarahkan pistol kearah Julia. Dengan sekuat tenaga aku menerobos masuk kedalamnya untuk memcegah hal itu. Entah bagaimana akhirnya aku berhasil masuk kedalam dan langsung menutupi tubuh Julia dan langsung berkata, “jangan bunuh dia…!”
“pergi kau… atau kamu yang akan mati anjing!” teriak salah satu Anti Sm*sh.
“aku tidak peduli… dimana mata kalian? Membunuh korban yang tidak berdosa. Kalian bukan Tuhan. Tidak berhak mengambil nyawa siapa pun” teriakku kesal sekali. Rasanya ingin aku bunuh mereka satu per satu.
“Mati kau anjing homo!!!” teriak pemimpin anti Sm*sh itu benar langsung mengarahkan pistolnya dan mulai menembakku.
DUARRRRRRRRRRR!!!!!!!!!!
Jesus I believe in you… gumamku saat itu. Sambil kurasakan percikan darah sampai ke wajahku hingga mengalir banyak sekali kebadan hingga kakiku. Tidak kurasakan rasa sakit sama sekali, aku terus memejamkan mata dan percaya Tuhan telah memegangku.
“Morgan!!!” teriak semua orang serentak membuatku sadar bahwa darah yang memercik kewajahku adalah darah Morgan, sahabat yang menyelamatkan nyawaku.
Tiba-tiba si penembak langsung dikeroyok oleh semua orang disitu yang membela SM*SH ini termasuk anggota sm*sh. Rafael langsung merebut pistolnya dari sipembunuh itu lalu menembakkan beberapa kali hingga orang itu tewas kaku bersimbah darah. Kemudian beberapa Anti Sm*sh yang berpakaian hitam juga ditembak Rafael ketika masih melakukan perlawanan melihat pemimpinnya tertambak. Akhirnya polisi datang dan mereka semua menyerah dan mereka semua dibawa kekantor polisi. Terkecuali kami berempat yaitu aku, Julia, manager Sm*sh dan Morgan segera melarikannya ke UGD rumah sakit terdekat.
Tembakan tepat dihatinya ini membuat Morgan koma selama berhari-hari. Dan ketika 1minggu koma dokter mengumumkan bahwa hati Morgan telah busuk dan tidak bisa bertahan lama, dokter mengusulkan keluarga mereka untuk membeli hati yang masih berdetak dan bergolongan darah yang sama diluar negeri, biasanya yang terdekat adalah singapura.
“Sungguh tidak adil ini terjadi kepada Morgan” kata manejernya ini didalam ruangan ICU ditempat Morgan berbaring. Julia yang masih menangis dengan mata bengkak menatap menejernya. Lalu aku juga ikut menatapnya. Diruang itu Cuma kami berempat termasuk morgan.
“Morgan Selalu berkorban apa pun untuk sahabatnya. Waktu SMA dia juga mengorbankan perasaan dia kepada seseorang yg dia cintai hingga detik ini untuk seorang sahabatnya disingkawang dulu. Dia ceritakan semuanya itu pada saya sambil menangis. Katanya, sebenarnya dia sangat mencintai sahabat kecilnya. Hanya saja dia mencintai orang yg sama dicintai oleh sahabatnya. Akhirnya dia memilih pergi. Kedua dia juga pernah mengorbankan wanita yang dia cintai kepada Rafael karna Rafael suka sama wanita itu. Namanya Putri(anggap aja episode CINTA CENAT CENUT episode masadepan yang terakhir). Sekarang dia malah mengorbankan nyawanya.” Cerita menajernya.
“sahabat kecilnya…” kataku binggung.
“saya juga ngga pernah tahu siapa orang itu. Sahabat yg fotonya masih tersimpan rapi didompetnya”
“itulah Morgan yang kukenal… dia selalu ingin membahagiakan orang lain. Meski terkadang kebahagian orang menyakitkan buat dia. Dia tetap melakukannya. Dia seperti ibunya.” kata Julia sambil masih tersesak tangis lalu menatapku dan melanjutkan katanya, “aku benar-benar tidak ingin Morgan mati… Yul…”
Ku peluk erat Julia” Morgan tidak akan mati Jul,,, percaya deh…. Tuhan tau yg terbaik untuk Morgan. Dia orang baik…”
Saya langsung pergi membuka lemari ruangan itu yg menyimpan celana Morgan yang terakhir pakai. Aku menarik sebuah dompet, lalu kubawa keluar ruangan. Kubuka pelan-pelan. Dan kulihat foto yang tersimpan didepan dompet adalah foto Julia yang berbaju kuning ketika SMP dulu, dengan catatan dibelakang foto itu tertulis, CINTA ITU HARUS BERKORBAN… TAK SELAMANYA CINTA HARUS MEMILIKI… I LOVE YOU FOREVER…
Aku baru menyadari semua ini. Ternyata aku salah menilai dia. Kenapa dia tidak pernah bilang kepadaku semua ini. Everything will be happy ending kalo saja kamu bilang sejak awal… aku juga bisa berkorban Morgan. Jika tau itu dari dulu… Julia mencintaimu… begitu juga kamu… kenapa masih memikirkanku? Aku bukanlah sahabat yang egois…
Aku duduk sendiri dibangku tunggu ruang pengambil dirumah sakit itu. Disitu gelap karena sudah malam dan tak ada satu orang pun, hanya ada tv yang menyala dengan suara yg memberitakan berita yg lagi heboh diberbagai infotaiment. Yang ku dengar adalah… Sm*sh telah resmi diBubarkan dan salah satu anggota Sm*sh masuk penjara karena membunuh. Sepertinya itu Rafael. Dan Morgan diberitakan telah meninggal dunia karena korban pembunuhan kemarin. Dan persatuan resmi Sm*shblast dan Anti Sm*sh juga akhirnya dibubarkan. Aku tersisak menangis sendiri mendengar semua itu. Bukan hanya aku tapi banyak sekali pengemar Sm*sh selurah Negara menangis mendengar berita itu.
Akhirnya karena tidak tahan melihat Julia menangis. Aku akhirnya pergi kesuatu ruangan kosong dirumah sakit itu. Aku ingin semua happy ending. Aku membawa sebuah pistol, ku tembakan peluru itu menembus kepalaku. Lalu tiba-tiba semuanya gelap dan hilang kesadaran. Tapi aku merasakan banyak sekali suster-suster atau pun dokter yang datang menyelamatkanku. Tapi rasanya aku mati rasa. Aku meninggalkan catatan kecil ditangan kiriku dan foto Julia yg dari dompet Morgan itu.
Lalu morgan akhirnya sembuh mendapatkan donor hati dariku. Akhirnya mereka kembali menjadi pasangan kekasih untuk selamanya seperti yang mereka inginkan. Dan tidak ada lagi didompet morgan foto kecil itu tetapi digantikannya catatan terakhirku yg masih memiliki bekas darah yg sudah kering, meski begitu catatan itu masih dapat dibaca dengan jelas dan terukir selamanya dihati Morgan dan Julia.
Catatan terakhit itu:


“JULIA… SAVED MY HEART…
I GIVE MY HEART FOR MORGAN…
I WILL LOVE YOU INSIDE FOREVER…”
Yulio…
Lemon Tree…





***HAPPY ENDING***